Menurut laporan Goldman Sachs tahun 2023, teknologi berbasis artificial intelligence (AI) diperkirakan akan menggantikan banyak pekerjaan. Akuntan, desainer grafis, dan layanan pelanggan adalah beberapa contohnya. Namun, apakah ada pekerjaan yang tidak bisa digantikan AI?

Secara umum, pekerjaan yang dapat digantikan oleh AI adalah yang bisa diotomatisasi. Analisis McKinsey pada Juli 2023 menunjukkan bahwa sekitar 30% posisi kerja di Amerika Serikat dapat diotomatisasi pada tahun 2030. Namun, pekerjaan yang memerlukan keterampilan khusus manusia, seperti penilaian dan pengambilan keputusan serta komunikasi kompleks, akan tetap ada.

Baca Juga:
Prediksi AI tentang Pemenang Ballon d’Or Hingga 2038
Apakah Indonesia Siap Menghadapi Era Kecerdasan Buatan?

Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI

Menurut World Economic Forum (WEF), pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan sosial dan emosional, kreativitas dan inovasi, serta ketangkasan fisik dan mobilitas tidak akan tergantikan oleh AI.

Pertumbuhan Pekerjaan 2023-2027

Survei untuk Future of Jobs Report menunjukkan bahwa dari tahun 2023 hingga 2027, pekerjaan yang diperkirakan tumbuh pesat adalah operator peralatan pertanian, pengemudi truk besar dan bus, serta tenaga pengajar pendidikan kejuruan. Mekanik dan tukang reparasi mesin juga diprediksi akan tetap dibutuhkan.

Daftar Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI

1. Pekerjaan Bidang Pertanian

Pada tahun 2023, diperkirakan akan ada peningkatan pekerjaan sebesar 30% bagi profesional pertanian dalam lima tahun mendatang. Ini karena kecilnya kemungkinan pekerjaan di bidang ini terkena dampak AI. Selain itu, lebih banyak peternakan kecil yang menjual langsung ke konsumen dan peningkatan investasi dalam teknologi pertanian serta adaptasi perubahan iklim juga mendorong pertumbuhan lapangan kerja di sektor ini.

2. Pekerjaan Bidang Pendidikan

Bidang pendidikan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan lapangan kerja sebesar 10% pada tahun 2027, dengan tambahan 3 juta pekerjaan di bidang pendidikan kejuruan dan pendidikan tinggi. Pertumbuhan ini terutama terjadi di negara-negara non-G20, yang diperkirakan 50% lebih tinggi dibandingkan negara-negara G20. Alih-alih digantikan AI, pekerjaan ini akan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan pendidikan.

3. Pekerjaan Bidang Ketahanan Pangan

Seperti di sektor pertanian, peralihan ke arah lokalisasi rantai pasok diperkirakan akan menciptakan banyak lapangan kerja di industri logistik. Namun, Future of Jobs Report 2023 menunjukkan bahwa ini juga dapat menyebabkan hilangnya lapangan pekerjaan akibat kekurangan pasokan dan meningkatnya biaya input. Meski begitu, pertumbuhan lapangan kerja bersih diperkirakan akan memberikan keuntungan bagi perekonomian di Asia dan Timur Tengah.

Baca Juga:
Teknologi AI, Apakah Akan Menggantikan Pekerjaan Kita?
Kecerdasan Buatan Berpotensi Membantu Pekerjaan Manusia

Peningkatan Pekerjaan di Sektor Logistik

Menurut survei tahun 2023, diperkirakan akan ada peningkatan hingga 12,5% dari angkatan kerja di sektor rantai pasokan dan logistik. Tren ini dipengaruhi oleh kekurangan pengemudi truk pada tahun 2022. Dalam banyak kasus, pekerja dengan pendidikan lebih tinggi mungkin lebih terancam oleh otomatisasi dibandingkan pekerja dengan pendidikan rendah. Misalnya, pekerjaan membersihkan kamar hotel sangat sulit untuk diotomatisasi, seperti yang dijelaskan oleh Martin Ford, penulis “Rule of the Robots: How Artificial Intelligence Will Transform Everything” kepada BBC.

AI

Tagged in: