Pebisnis biasanya beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran. Namun, meski konten media sosial semakin berlimpah, beberapa merek masih memilih e-mail marketing sebagai bagian dari strategi mereka. Melalui e-mail marketing, pebisnis dapat mengirimkan pemberitahuan yang berisi promo terbaru produk mereka. Selain itu, mereka juga bisa menawarkan produk dengan cara mempersonalisasi pesan kepada konsumen.

Baca Juga:
Brand Ambassador: Solusi untuk Promosi di Era Media Sosial?
Keuntungan Strategi Giveaway dalam Pemasaran Bisnis

Pentingnya Menghindari Kesalahan dalam E-mail Marketing

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasil kampanye e-mail mencapai hasil maksimal. Hindarilah beberapa kesalahan berikut ini untuk memastikan kampanye berjalan dengan baik. Informasi ini dirangkum dari situs businessnewsdaily.com.

Tidak Hanya Berfokus pada Promosi Produk

E-mail marketing memang bertujuan untuk mempromosikan produk. Namun, hindarilah menggunakan narasi yang terlalu memaksa konsumen untuk membeli produkmu. Konsumen akan merasa bosan jika menerima pesan yang hanya berisi promosi produk.

Untuk menarik perhatian konsumen, cobalah mengirimkan e-mail dengan konsep yang mirip dengan media sosial. Buatlah konten yang menarik bagi konsumen, seperti tips untuk kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika kamu menjual produk tas khusus untuk bekerja, buatlah konten yang berkaitan dengan kehidupan pekerjaan. Hal ini akan membuat konsumen merasa lebih terhubung dan tertarik untuk membaca e-mail dari brandmu.

Mengabaikan Segmentasi Konsumen

Segmentasi konsumen sangat penting, tidak hanya dalam pembuatan produk. Sebab, tidak semua orang dari berbagai generasi akan merasa terhubung dengan pesan yang kamu kirimkan. Sebelum mengirim e-mail, lakukanlah segmentasi konsumen. Perhatikan target pemasaran yang ingin kamu tuju, misalnya orang dewasa, remaja, atau orang dewasa yang sudah berkeluarga. Setelah menentukan target pemasaran, susunlah konten yang sesuai dengan kehidupan mereka. Jika menargetkan remaja, buatlah konten e-mail yang berkaitan dengan kehidupan mereka.

Baca Juga:
Strategi Meningkatkan Word of Mouth Marketing di Era Digital
Keuntungan Strategi Affiliate Marketing di Era Media Sosial

Menyisipkan Terlalu Banyak Foto pada E-mail Marketing

Menyisipkan beberapa foto dalam e-mail marketing bertujuan agar pembaca tidak mudah bosan. Namun, menambahkan terlalu banyak foto dapat memberikan kesan kosong dan tidak substantif pada e-mail tersebut. Oleh karena itu, kurangi jumlah foto dan tambahkan hanya yang benar-benar diperlukan.

Tagged in: