Awal Agustus membawa kabar menarik buat Bitcoin (BTC). Data netflow exchange menunjukkan angka mendekati level terendah historis. Pola ini pernah muncul sebelum lonjakan besar di 2017 dan 2021. Artinya, posisi sekarang bisa jadi sinyal bahwa pasar tengah bersiap masuk fase bullish berikutnya.

Pada 13 Agustus lalu, BTC sempat menembus rekor baru di kisaran US$124.457 sebelum terkoreksi ke US$120.895. Tekanan jual dari investor jangka panjang terlihat makin melemah. Kalau tren ini bertahan, pasokan yang semakin terbatas bisa jadi pemicu kenaikan harga lebih cepat dalam beberapa pekan mendatang.

NVT Golden Cross Kasih Sinyal Balik Arah?

Indikator NVT Golden Cross sekarang ada di level 0,2709 setelah ambles lebih dari 50%. Penurunan ini mencerminkan valuasi yang lebih rendah dibandingkan aktivitas transaksi. Biasanya, pola kayak gini muncul di titik dasar pasar sebelum reli baru dimulai.

Kompresi indikator yang cepat juga bisa memperkuat peluang pergerakan bullish. Buat trader, ini jadi salah satu metrik penting yang layak diperhatikan.

Funding Rate Bitcoin Masih Positif

Funding Rate berbobot OI BTC tercatat di angka 0,0137. Angka ini menandakan sentimen positif di kalangan trader leverage tetap terjaga. Selama funding rate konsisten di level sehat, biasanya tren naik lebih mudah dipertahankan.

Namun perlu diingat, kalau funding rate melonjak terlalu tinggi, bisa jadi sinyal posisi long yang terlalu penuh. Untungnya, saat ini datanya masih menunjukkan kondisi aman dengan bias bullish yang wajar.

Baca Juga:
US$ 250.000? Prediksi Gila Bitcoin 2025!
Bitcoin Siap Tembus $130.000? Ini Tanda-Tandanya

Data Derivatif Dukung Tren Bitcoin Naik

Dalam 24 jam terakhir, likuidasi short tercatat sebesar US$24,28 juta, lebih tinggi dibanding likuidasi long di US$17,16 juta. Artinya, posisi bearish yang dipaksa keluar jumlahnya cukup besar.

Selain itu, aktivitas derivatif juga meroket:

  • Volume perdagangan naik 65,37% ke US$149,47 miliar
  • Open Interest (OI) bertambah 4,14% ke US$83,76 miliar
  • Volume opsi melonjak 127,92% ke US$9,43 miliar
  • OI opsi meningkat 5,19% ke US$57,15 miliar

Lonjakan ini menandakan semakin besarnya keterlibatan investor ritel dan institusi, sehingga likuiditas pasar makin kuat.

Kenapa Pasar Kripto Mendadak Merah?

Meski banyak sinyal bullish, kenyataannya pasar kripto sempat merah darah. BTC terkoreksi, Ethereum ikut turun, dan altcoin banyak yang jatuh lebih dalam. Seorang trader populer, Ash Crypto, menilai ada tiga faktor utama di balik gejolak ini:

  1. Bayangan Politik Global
    Semua mata tertuju pada pertemuan antara Presiden AS Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan para pemimpin Uni Eropa. Topiknya: kemungkinan damai Rusia–Ukraina. Sayangnya, ketidakpastian hasilnya bikin pasar waswas.
  2. Euforia Berlebihan
    Ethereum sempat naik 50% dalam hitungan minggu, beberapa altcoin bahkan 100%. Banyak trader jadi terlalu percaya diri dan masuk dengan leverage besar. Hasilnya, pasar melakukan leverage flush untuk menekan posisi berisiko tinggi—harga pun ambruk.
  3. Harapan pada The Fed Berubah
    Ekspektasi pemangkasan suku bunga September sebelumnya nyaris 100%. Tapi data inflasi terbaru bikin peluangnya turun jadi sekitar 84,8%. Perubahan kecil ini cukup untuk mengguncang sentimen pasar yang lagi panas.

Bull Run Berakhir atau Cuma Jeda?

Menurut Ash, penurunan ini bukan tanda bull run selesai. Sebaliknya, ini hanyalah bagian dari siklus normal pasar. Jika ada kejelasan dari pertemuan politik global dan peluang pemangkasan suku bunga tetap tinggi, likuiditas baru masih bisa masuk.

Bagi investor besar, koreksi seperti ini justru kesempatan untuk masuk kembali sebelum fase parabola dimulai.

Baca Juga:
Mau Coba Investasi Bitcoin? Simak Tips Aman Buat Pemula Ini
Bitcoin Ngebut Lagi! Apakah Target $150K di Ujung Mata?

Bitcoin saat ini ada di persimpangan: sinyal teknikal menunjuk ke arah bullish, tapi kondisi makroekonomi dan geopolitik masih bikin pasar waspada. Apakah ini awal dari reli besar berikutnya atau hanya jeda sebelum naik lebih tinggi? Satu hal yang jelas, volatilitas tetap jadi teman setia bagi para trader kripto.

Netflow & Funding Rate Kasih Clue, ke Mana Arah Bitcoin

Tagged in:

,