Minimarket udah jadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Kalau lagi perlu belanja cepat, pasti yang kebayang cuma alfamart vs indomaret. Dua ritel besar ini emang selalu berdampingan, bahkan sering banget tokonya berdiri bersebelahan di jalan yang sama!

Jumlah Gerai Alfamart vs Indomaret

Baik Alfamart maupun Indomaret, keduanya punya jaringan toko yang luar biasa besar. Data terbaru menunjukkan Alfamart mengoperasikan 14.174 gerai milik sendiri plus 5.192 gerai franchise, jadi totalnya mendekati 20 ribu toko yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Jumlah ini naik 1,46% dari tahun sebelumnya—tanda mereka masih agresif menambah cabang.

Sementara Indomaret, meski data jumlah gerai detailnya tidak disebut, pemain satu ini juga punya skala yang sama masifnya dengan Alfamart, sehingga persaingan mereka memang sangat ketat.

Sejarah Persaingan Alfamart vs Indomaret

Alfamart lahir dari tangan Djoko Susanto pada 1989. Awalnya hanya berdiri sebagai perusahaan dagang biasa, lalu berubah haluan menjadi jaringan minimarket besar setelah sebagian besar sahamnya dijual ke PT HM Sampoerna Tbk di akhir 1989.

Indomaret sendiri justru lebih dulu hadir, berdiri pada 1988, di bawah bendera PT Indomarco Prismatama yang masih terafiliasi dengan Grup Salim lewat PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET). Struktur kepemilikan DNET per April 2024 didominasi Hannawell Group Limited (39,35%), Anthoni Salim (25,3%), dan PT Megah Eraharja (20,13%), di mana Megah Eraharja menjadi pengendali utama.

Baca Juga:
GoPay vs ShopeePay: Mana yang Lebih Pas Buat Kamu?
Kisah Dua Saudara di Balik Lahirnya Rivalitas Adidas vs Puma

Kinerja Finansial Terbaru

Kalau bicara keuntungan, Indomaret melalui Indomarco Prismatama pada Maret 2024 membukukan laba Rp 150,65 miliar. Sayangnya, ini turun drastis 48,39% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini juga selaras dengan merosotnya penjualan bersih mereka 7,32% yoy jadi Rp 27,49 triliun.

Sebaliknya, Alfamart (AMRT) justru mencatatkan kinerja cemerlang di periode yang sama, dengan laba bersih Rp 890,31 miliar, tumbuh 14,75% yoy. Pendapatan dari makanan naik 13,84% yoy ke Rp 21,32 triliun, sementara segmen non-makanan juga tumbuh 7,6% yoy ke Rp 8 triliun.

Berikut perbandingan singkat dalam bentuk tabel biar lebih mudah dipahami:

AspekAlfamartIndomaret
Tahun Berdiri19891988
PendiriDjoko SusantoGrup Salim
Jumlah Gerai~19.366 (14.174 + 5.192)~20.000-an (perkiraan)
Laba TerbaruRp 890,31 miliar (+14,75%)Rp 150,65 miliar (-48,39%)
Pendapatan MakananRp 21,32 triliun (+13,84%)Tidak disebut
Pendapatan Non-MakananRp 8 triliun (+7,6%)Tidak disebut

Konsumen Lebih Suka Alfamart atau Indomaret?

Kalau soal pilihan, konsumen Indonesia cenderung memilih keduanya sesuai promo dan lokasi terdekat. Tapi, berdasarkan hasil beberapa survei kecil yang beredar di media sosial, Alfamart sering dipilih karena lebih banyak promo harian, sedangkan Indomaret diunggulkan dalam kebersihan toko dan kelengkapan barang.

Selain itu, program membership juga berpengaruh: Alfamart punya kartu Ponta yang sering kasih poin lebih besar, sementara Indomaret punya Indomaret Card yang terintegrasi dengan layanan keuangan.

Baca Juga:
Coca-Cola vs Pepsi: Persaingan Legendaris Dua Raksasa Soda
Indomie vs Mie Sedaap: Mana yang Punya Rasa Lebih Enak?

Persaingan Alfamart vs Indomaret memang sengit dalam menarik minat pembeli di Tanah Air. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari promo menarik, kebersihan toko, hingga kelengkapan barang. Namun, jika melihat laporan keuangan terbaru, Alfamart tampak lebih stabil dengan pertumbuhan positif, sedangkan Indomaret justru mengalami penurunan laba yang cukup besar. Pada akhirnya, pilihan tetap ada di tangan pelanggan: mana yang paling dekat dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, itulah yang jadi andalan!

Yuk, buat bisnis kamu juga makin berkembang dengan strategi digital marketing yang jitu bareng SEO Ultra Digital Marketing Agency! Follow Instagram kami di @seoultra.id untuk tips dan update menarik lainnya!