Setelah sempat loyo dua hari berturut-turut, harga emas dunia mendadak balik arah dan melesat naik. Ada tiga penyebab utamanya nih, yaitu ketegangan di Timur Tengah, situasi politik AS yang makin gak jelas, dan inflasi produsen AS yang mulai jinak. Kombinasi faktor ini bikin investor buru-buru cari “tempat aman”—dan tentu saja, emas jadi pilihan utamanya.
Ketegangan Politik AS Bikin Pasar Bingung
Di tengah ketidakpastian yang muncul dari gedung pemerintahan AS, isu soal Presiden Trump yang katanya mau memecat Gubernur The Fed Jerome Powell sempat bikin heboh pasar. Walaupun akhirnya Trump bilang “belum tentu juga sih,” tetap aja pernyataan ini bikin banyak pihak waspada.
Emas pun langsung terdorong naik 0,73% pada Rabu (16/7/2025) ke level US$3.346,32 per troy ons. Sayangnya, penguatannya sedikit terkoreksi di Kamis pagi (17/7/2025), turun tipis 0,01% jadi US$3.345,93 per troy ons.
Serangan udara besar-besaran dari Israel ke Damaskus juga turut jadi pemicu lonjakan harga emas. Serangan ini bahkan menghantam Kementerian Pertahanan dan area sekitar istana presiden Suriah. Ketegangan geopolitik kayak gini biasanya bikin orang-orang langsung lari ke aset aman seperti emas.
Analisis pasar memprediksi emas bakal bergerak di kisaran US$3.250–US$3.476 dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Investasi Emas: Cara Cerdas Buat Pemula Biar Gak Merugi
Harga Emas Terombang-ambing: Sinyal The Fed Jadi Penentu
Inflasi Produsen AS Mulai Jinak
Faktor lainnya yang dorong harga emas naik adalah data inflasi produsen AS (PPI) yang nggak naik sama sekali di bulan Juni—alias 0,0%—padahal sebelumnya naik 0,3%. Ini jauh di bawah ekspektasi pasar yang memprediksi kenaikan 0,2%.
Secara tahunan, inflasi produsen turun ke 2,3%, level terendah sejak September 2024. Core PPI (yang nggak menghitung makanan dan energi) juga flat alias nol persen. Angka ini bikin pasar makin yakin kalau The Fed bakal nurunin suku bunga lebih cepat, dan itu artinya nilai dolar bisa melemah—lagi-lagi, kabar baik buat harga emas.
Harga Emas Antam Ikutan Naik
Gak cuma emas dunia, harga emas batangan Antam juga naik! Per Kamis (17/7/2025), harga naik Rp11.000 per gram dan sekarang ada di level Rp1.919.000 untuk ukuran 1 gram. Harga buyback-nya juga ikutan naik ke Rp1.763.000 per gram.
Berikut ini daftar harga dasar emas Antam terbaru:
| Ukuran | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.009.500 |
| 1 gram | 1.919.000 |
| 2 gram | 3.778.000 |
| 5 gram | 9.370.000 |
| 10 gram | 18.685.000 |
| 25 gram | 46.587.000 |
| 50 gram | 93.095.000 |
| 100 gram | 186.112.000 |
| 250 gram | 465.015.000 |
| 500 gram | 929.820.000 |
| 1.000 gram | 1.859.600.000 |
Baca Juga:
Emas vs Perak: Mana yang Lebih Menggiurkan Buat Investasi?
Harga Emas Naik Turun: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Harga emas saat ini lagi digerakkan oleh campuran drama politik, konflik internasional, dan data ekonomi yang meleset dari prediksi. Kalau kamu pegang emas, selamat! Tapi kalau belum punya, mungkin ini saat yang tepat buat mulai melirik si kuning ini sebagai bentuk diversifikasi investasi. Tapi inget, tetap bijak ya dalam ambil keputusan!
📢 Yuk, follow Instagram kami untuk update info menarik seputar digital marketing dan tren terkini di dunia investasi & bisnis online!
👉 @seoultra.id




