Harga emas minggu ini benar-benar bikin deg-degan. Setelah sempat terjun hampir 1% di perdagangan sebelumnya, logam mulia ini berhasil kembali ke jalur hijau. Hal ini nggak lepas dari kekhawatiran soal defisit anggaran Amerika Serikat dan kabar tentang tarif baru dari Washington yang bikin para investor buru-buru mengamankan aset mereka di safe haven seperti emas.

Pergerakan Harga Emas Terbaru

Senin pagi (7/7/2025), harga emas dunia di pasar spot tercatat turun tipis 0,25% ke level US$3.327,696 per troy ons. Padahal, di Jumat sebelumnya (4/7/2025), emas sempat naik 0,30% ke posisi US$3.326,34 per troy ons, setelah sebelumnya sempat dihantam penurunan nyaris 1% di hari Kamis.

Intinya, meski sempat goyang, emas berhasil menguat sekitar 1,94% dalam sepekan terakhir. Penyebab utamanya? Dolar AS yang melemah, kebijakan tarif Presiden Trump yang bikin pasar makin tegang, dan investor yang cari aman.

Baca Juga:
Gampang Banget! Cara Investasi Emas Buat Pemula
Harga Emas Terombang-ambing: Sinyal The Fed Jadi Penentu

Tarik Ulur Tarif dan Dampaknya

Trump kembali bikin pasar was-was dengan rencana tarif barunya. Jumat lalu, ia sudah tanda tangan surat buat 12 negara, memberi opsi “terima atau tinggalkan” terkait tarif baru. Tarif ekspor ke AS bakal dipatok di kisaran 20%-30%. Langkah ini jelas bikin hubungan dagang makin panas, dan emas jadi incaran sebagai aset lindung nilai.

Selain itu, pengesahan RUU pemotongan pajak besar-besaran di Kongres AS juga memperbesar defisit anggaran. Kantor Anggaran Kongres memperkirakan utang nasional bakal naik US$3,4 triliun, bikin pelaku pasar makin waspada.

Dari sisi bank sentral, mereka juga nggak mau ketinggalan menambah cadangan emas. Mei lalu saja, bank sentral dunia menambah 20 ton emas ke cadangan global. Kazakhstan jadi pemborong utama, disusul Polandia dan Turki. Ini jadi sinyal kuat kalau emas makin dilirik di tengah ketidakpastian global.

Proyeksi Harga Emas ke Depan

Beberapa bank besar mulai menaikkan proyeksi harga emas. HSBC, Goldman Sachs, dan JP Morgan semua kompak memprediksi emas bakal melesat. Goldman bahkan optimis emas bisa menyentuh US$3.700 per troy ons di akhir 2025, dan berpotensi naik hingga US$4.500 kalau situasi global makin panas. Sementara JP Morgan melihat emas bisa tembus US$4.000 di 2026 nanti.

Berikut gambaran harga emas dalam sepekan terakhir:

TanggalHarga (US$/troy ons)Perubahan
3/7/20253.296,00-0,92%
4/7/20253.326,34+0,30%
5/7/20253.336,34+0,30%
7/7/20253.327,696-0,25%

Baca Juga:
Rahasia Cuan Emas: Panduan dari Beli hingga Jual Kembali
Tips Memulai Investasi Emas Digital Agar Cuan

Harga emas lagi-lagi jadi pusat perhatian, didorong oleh ketidakpastian global, tarif dagang, dan kebijakan fiskal AS. Meski naik-turun, logam mulia ini tetap jadi primadona para investor yang cari aman. Kedepannya, proyeksi harga emas masih terlihat cerah seiring meningkatnya tensi geopolitik dan kekhawatiran pasar. Jadi, buat kamu yang lagi ngintip peluang investasi, emas layak banget dipantau!

👉 Yuk, pantengin terus update menarik seputar dunia digital, investasi, dan marketing bareng kami di Instagram SEO Ultra Digital Marketing Agency!

Harga Emas Naik Turun Apa yang Sebenarnya Terjadi