Beberapa unggahan di media sosial mengklaim bahwa kecepatan internet di kantor NASA mencapai 91 Gbps. Klaim ini menyebar melalui beberapa akun Facebook dan diklaim terjadi pada 16 Juli 2024. Narasi ini menyebutkan bahwa dengan kecepatan tersebut, pengguna bisa mengunduh 90 film dalam waktu kurang dari satu detik.

Faktanya…

Kecepatan internet 91 Gbps yang disebutkan merupakan hasil uji coba koneksi khusus antara SC13 di Denver dan fasilitas NASA Goddard di Maryland pada tahun 2013. Uji coba ini dilakukan menggunakan ESnet, sebuah jaringan yang mendukung transfer data hingga 100 Gbps antar situs.

Baca Juga:
Apa Itu World Wide Web (WWW) dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Apa Perbedaan Cache dan Cookie dalam Browser Internet?

Penggunaan Teknologi

Meskipun kecepatan tersebut dicapai dalam uji coba, teknologi ini belum digunakan secara umum, termasuk di kantor NASA. NASA, sebagaimana dilaporkan Wired, berencana menggunakan teknologi ini untuk aplikasi komputasi lanjutan, bukan untuk keperluan sehari-hari di rumah-rumah. ESnet berperan penting dalam menangani data besar dari proyek-proyek seperti Large Hadron Collider dan Human Genome Project.

Perbandingan Kecepatan Internet NASA dengan Global

Data dari World Population Review menunjukkan bahwa kecepatan internet seluler tertinggi ada di AS dengan 269,41 Mbps, sedangkan Korea Selatan memiliki 145,25 Mbps. Untuk broadband, Singapura memimpin dengan 264,15 Mbps, sedangkan Monaco berada di posisi teratas dengan 261,82 Mbps. Korea Selatan berada di urutan kesepuluh dengan 212,57 Mbps. Saat ini, tidak ada negara di dunia yang mencapai kecepatan 91 Gbps.

Baca Juga:
Mitos atau Fakta? Riwayat Pencarian Internet Bisa Dilacak WiFi
Apakah Aplikasi VPN Gratis itu Aman?

Narasi yang mengklaim bahwa kecepatan internet di kantor NASA mencapai 91 Gbps ternyata tidak benar. Kecepatan tersebut hanya berhasil dicapai dalam uji coba khusus dan belum diterapkan secara luas, termasuk di kantor NASA. Uji coba ini dilakukan pada tahun 2013 sebagai bagian dari eksperimen untuk mengembangkan teknologi dan sains, bukan sebagai kecepatan internet yang digunakan sehari-hari di lingkungan NASA.

Tagged in: