Dalam update Bitcoin, harga sempat meroket ke level US$ 105.000 usai reli pasca-Pemilu AS, naik sekitar 45% hanya dalam dua minggu setelah kemenangan presiden pro-kripto Donald Trump. Sekarang yang jadi tanda tanya: mampukah level US$ 100.000 bertahan, atau siap-siap koreksi besar?
Update Performa Harga Bitcoin Terkini
Dalam grafik harian, Bitcoin sempat menembus US$ 106.000 sebelum terhenti di bawah resistensi kuat di US$ 106.589. Titik support pertama ada di US$ 103.050; bila itu gagal dipertahankan, target turun berikutnya berada di US$ 100.433. Volumenya menurun, sekitar US$ 902 juta dalam 24 jam terakhir, menandakan minat pasar sedikit meredup. RSI harian di angka 52 menunjukkan momentum yang netral–bullish, sementara MACD empat jam baru mulai mencetak histogram hijau, sinyal awal optimism.
Baca Juga:
Harga Bitcoin Lagi Stabil di Sekitar US$ 102.000, Apa Kata Analis?
Update Kripto 2025: Ramai Banget, Ada Apa Aja?
Sinyal Teknis Campur Aduk
- Moving Average Sederhana (SMA): indikator SMA periode 3, 5, 50, 100, dan 200 hari menyala “buy”, tapi SMA 10 dan 21 hari justru memberi peringatan potensi koreksi jangka pendek.
- Exponential Moving Average (EMA): semua EMA dari 3 hingga 200 hari masih di bawah level harga saat ini, memberikan sinyal “buy” konsisten.
Prediksi dan Update Bitcoin di 2025
- Juni 2025: Jika Bitcoin mampu menembus US$ 106.589, target selanjutnya mengarah ke US$ 111.679. Sebaliknya, pelanggaran di bawah US$ 103.000 bisa memicu penurunan menuju US$ 97.000.
- Sepanjang 2025: Analis memperkirakan harga tertinggi bisa menembus US$ 160.000, sedangkan titik terendah mungkin menyentuh US$ 68.000. Faktor pendukungnya adalah persetujuan ETF Bitcoin spot, turunnya suku bunga acuan AS, dan meningkatnya minat institusi.
Kilas Balik Perjalanan BTC
Sejak diluncurkan oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto pada 2009, Bitcoin telah menapaki perjalanan penuh gejolak:
- 2013: Menembus US$ 1.000 pertama kali.
- 2017: Mencapai lebih dari US$ 15.000 dalam mania pasar.
- 2018–2019: Crash ke US$ 3.000–10.000.
- 2021: ATH di US$ 68.789, diikuti koreksi ke US$ 15.760 pada akhir 2022.
- 2023–2024: Berulang kali mencetak rekor baru, didorong oleh ETF dan sentimen makro.
Fase Terbaru dan Peluang Bitcoin di 2025
Baru-baru ini, analis populer Justin Bennet dan Axel Adler Jr. menyoroti pola teknikal yang mirip siklus 2017: fase “compression” kelima yang mendahului breakout besar. Adler mencatat potensi likuidasi massal short di atas US$ 107.000, sedangkan Bennet memperingatkan koreksi sementara ke US$ 100.000–97.000 sebelum reli baru menuju US$ 120.000. Dengan struktur pasar saat ini yang berbeda jauh dari 2021, banyak yang meyakini kita sedang memasuki babak price discovery—di mana level-level baru bakal terus tercipta.
Baca Juga:
Harga Bitcoin Nyaris Cetak Rekor , TRUMP Token Ikutan Panas!
Pasar Kripto Mulai Ramai, Tapi Jangan Gegabah Beli Altcoin!
Dalam update Bitcoin terbaru, aset kripto ini tengah berada di titik kritis: bisa saja segera mencetak rekor baru atau mundur sebentar untuk mengumpulkan momentum. Trader dan investor disarankan memantau level support di US$ 100.000 dan resistensi di US$ 106.589. Peluang kenaikan masih terbuka lebar, tapi tetap hati-hati terhadap koreksi mendadak.
–––
Ikuti update dan insight digital marketing lainnya di Instagram kami:
https://www.instagram.com/seoultra.id/
–––
Dibuat khusus oleh SEO Ultra Digital Marketing Agency




