Sekarang ngopi bukan cuma soal minuman, tapi juga udah jadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Mulai dari mahasiswa, pekerja, sampai yang sekadar cari tempat santai buat recharge juga nggak bisa jauh dari kopi. Menariknya, tren ini bikin minimarket seperti Indomaret dan Alfamart ikut bersaing lewat layanan kopi mereka. Nggak heran kalau perdebatan soal Point Coffee vs Bean Spot makin ramai dibahas para pecinta kopi.
Konsep coffee corner di minimarket ternyata sukses banget menarik perhatian. Selain praktis, harganya juga masih ramah kantong. Tapi sampai sekarang, banyak netizen masih debat soal mana yang lebih unggul antara Point Coffee dan Bean Spot.
Nah, biar nggak makin penasaran, yuk bahas perbandingannya!
Varian Menu Point Coffee Lebih Variatif
Kalau ngomongin pilihan menu, Point Coffee memang terasa lebih lengkap. Mereka punya banyak varian yang bikin pembeli nggak cepat bosan. Mulai dari Coffee Series, Frappe Series, Milk Series, Tea Series, sampai menu musiman yang sering bikin penasaran.
Buat pecinta kopi strong, pilihan espresso dan caramel macchiato mereka cukup satisfying. Tapi kalau nggak terlalu suka kopi, masih ada menu lain seperti matcha, frappe, atau minuman susu yang creamy.
Sementara Bean Spot lebih fokus ke menu simpel dengan rasa yang cenderung aman di lidah. Walaupun pilihannya nggak sebanyak Point Coffee, beberapa menu seperti Es Kopi Doger dan Es Kopi Jadoel punya ciri khas unik yang jarang ditemui di coffee shop lain.
Baca Juga:
Bukan Cuma Soal Rasa! Ini Bedanya Kopi Kenangan vs Janji Jiwa
Kenapa Indomaret dan Alfamart Berdekatan? Ini Alasannya!
Sensasi Minimarket Rasa Cafe
Salah satu alasan Point Coffee banyak disukai adalah ambience-nya. Beberapa gerai Indomaret menyediakan area duduk yang nyaman buat santai, nugas, atau sekadar recharge setelah aktivitas seharian.
Konsep ini bikin Point Coffee terasa seperti mini cafe versi praktis. Tinggal beli kopi, duduk sebentar, lalu lanjut aktivitas lagi. Buat anak muda yang suka work from anywhere, konsep seperti ini jelas menarik.
Bean Spot sebenarnya juga mulai menghadirkan konsep serupa di beberapa outlet Alfamart, tapi dari segi branding dan experience, Point Coffee masih terasa lebih kuat di mata banyak pelanggan.
Harga Murah Tapi Rasanya Nggak Murahan
Kalau soal harga, keduanya sebenarnya masih aman buat dompet mahasiswa. Bean Spot punya harga yang sedikit lebih murah dengan kisaran mulai dari Rp10 ribuan, sedangkan Point Coffee rata-rata berada di rentang Rp15 ribu sampai Rp30 ribu tergantung menu.
Walaupun begitu, banyak pelanggan merasa rasa Point Coffee lebih konsisten dan terasa “premium” dibanding harga yang dibayar. Kopinya lebih bold, aroma espresso-nya terasa, dan beberapa menu punya balance rasa yang pas.
Di sisi lain, Bean Spot cocok buat yang suka kopi ringan dan nggak terlalu strong. Beberapa menu mereka juga punya rasa manis yang lebih dominan sehingga lebih mudah diterima banyak orang.
Biji Kopi dan Barista Jadi Pembeda
Point Coffee cukup transparan soal biji kopi yang digunakan. Mereka memakai kombinasi kopi Mandailing, Flores Bajawa, dan Aceh Gayo yang memang terkenal punya karakter rasa khas.
Nggak cuma itu, barista Point Coffee juga mendapatkan training khusus sebelum bertugas. Hal ini bikin kualitas rasa kopi mereka lebih stabil di berbagai outlet.
Sedangkan Bean Spot lebih menonjolkan konsep kopi praktis dengan harga terjangkau. Walaupun nggak terlalu detail menjelaskan origin biji kopinya, banyak pelanggan tetap suka karena rasanya ringan dan easy drinking.
Promo Point Coffee vs Bean Spot
Baik Point Coffee maupun Bean Spot sama-sama rajin kasih promo. Point Coffee punya promo “I Like Monday” yang sering bikin harga minuman jadi lebih hemat.
Sementara Bean Spot terkenal lewat promo “Rabu Ngopi” dengan harga spesial yang bikin banyak orang langsung check out tanpa mikir panjang.
Strategi promo ini berhasil bikin pelanggan balik lagi buat nyobain menu lainnya.
Merchandise dan Branding Point Coffee Lebih Kuat
Hal lain yang bikin Point Coffee unggul adalah branding mereka yang terasa lebih niat. Mereka punya berbagai merchandise seperti tumbler, tote bag, mug, notebook, sampai pocket cup yang bikin brand mereka terasa lebih lifestyle-oriented.
Buat sebagian orang, ini mungkin sepele. Tapi di era sekarang, branding dan aesthetic memang punya pengaruh besar terhadap loyalitas pelanggan.
Tabel Perbandingan Point Coffee vs Bean Spot
| Aspek | Point Coffee | Bean Spot |
|---|---|---|
| Brand | Indomaret | Alfamart |
| Harga | Rp15 ribu – Rp30 ribu | Mulai Rp10 ribuan |
| Varian Menu | Sangat banyak | Lebih simpel |
| Karakter Rasa | Strong dan bold | Ringan dan manis |
| Tempat Nongkrong | Lebih banyak tersedia | Terbatas di beberapa outlet |
| Promo Populer | I Like Monday | Rabu Ngopi |
| Branding | Lebih kuat dan premium | Simple dan praktis |
| Merchandise | Lengkap | Tidak terlalu fokus |
Baca Juga:
Mana Lebih Berkualitas, Alfamart vs Indomaret? Ini Faktanya!
Bedah Perbedaan Alfamart vs Indomaret yang Jarang Disadari
Jadi, Lebih Enak Point Coffee atau Bean Spot?
Jawabannya balik lagi ke selera masing-masing. Kalau kamu suka kopi dengan rasa lebih strong, pilihan menu banyak, dan suasana ala cafe, Point Coffee jelas jadi opsi yang menarik.
Tapi kalau kamu lebih suka kopi murah, simpel, dan easy drinking, Bean Spot juga nggak kalah worth it buat dicoba.
Yang pasti, kehadiran dua brand ini bikin pengalaman ngopi jadi makin praktis. Sekarang beli kebutuhan bulanan sambil healing tipis-tipis lewat segelas kopi udah jadi hal biasa.
Jangan lupa follow Instagram SEO Ultra Digital Marketing Agency buat update artikel dan insight menarik lainnya:
@seoultra.id




