Panduan investasi di tengah fluktuasi pasar keuangan yang tinggi, di mana berbagai perasaan seperti kekhawatiran, ketakutan, atau bahkan peningkatan adrenalin yang meningkatkan keberanian dapat mengganggu komitmen, disiplin, dan tujuan investasi yang telah direncanakan. Menurut Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, strategi yang tepat sangat krusial bagi para investor untuk mengatasi tantangan ini.

Baca Juga:
Panduan Praktis Memulai Investasi untuk Pemula
Bagaimana Cara Memulai Investasi Saham untuk Pemula?

1. Diversifikasi Portofolio

Salah satu prinsip utama dalam berinvestasi adalah diversifikasi portofolio. Freddy menekankan pentingnya untuk tidak menaruh semua uang dalam satu jenis investasi saja. Diversifikasi membantu melindungi investasi dari fluktuasi pasar, sehingga ketika pasar bergejolak, tidak semua investasi terkena dampak secara signifikan.

2. Pendekatan Rasional dan Tidak Emosional

Freddy menyarankan untuk tetap bersikap rasional dan tidak terbawa emosi saat berinvestasi, terutama ketika pasar sedang tidak stabil. Euforia saat pasar naik seringkali membuat investor mengambil risiko lebih besar dari biasanya, sedangkan kepanikan saat pasar turun dapat menyebabkan keputusan investasi yang tidak rasional.

3. Hindari Spekulasi Jangka Pendek

Investasi jangka panjang lebih disarankan daripada mencoba mengejar keuntungan cepat dengan berdagang secara aktif. Menahan investasi untuk jangka waktu yang cukup panjang membantu menghindari dampak fluktuasi pasar yang mungkin merugikan.

4. Pemanfaatan Gejolak untuk Investasi Jangka Panjang

Meskipun pasar finansial cenderung naik-turun dalam jangka pendek, investasi jangka panjang memiliki potensi untuk memberikan hasil yang lebih stabil dan optimal. Freddy menekankan bahwa volatilitas pasar jangka pendek dapat dijadikan peluang untuk memperoleh hasil lebih baik jika dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga:
Tips Menabung untuk Membeli Rumah Impian
Siap Memulai Bisnis? Ketahui 5 Hal Penting Ini!

5. Investasi Secara Rutin

Melakukan investasi secara berkala membantu dalam mengurangi risiko membeli saat harga tinggi dan menjual saat harga rendah. Dengan membeli lebih banyak unit investasi saat harga lebih rendah dan sebaliknya, investor dapat meningkatkan potensi keuntungan dari investasi mereka.

Tagged in: