Pasar kripto sedang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama pada sejumlah token utama. Optimisme ini didorong oleh spekulasi terkait persetujuan Exchange Traded Fund (ETF) untuk XRP, yang berhasil meningkatkan antusiasme investor dalam mencari kripto yang berpotensi cuan.
Ripple XRP Capai Tonggak Baru
Ripple (XRP) berhasil menembus harga US$ 1,4 untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, mencatat kenaikan sebesar 25%. Faktor pendorongnya adalah perkembangan positif di sektor regulasi serta berita tentang Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat, Gary Gensler, yang dikabarkan akan mengakhiri masa jabatannya pada Januari mendatang.
Potensi persetujuan ETF XRP semakin menguatkan optimisme investor bahwa momentum kenaikan harga di pasar kripto akan terus berlanjut. Kenaikan ini juga memotivasi para investor untuk mencari token lain yang berpotensi mencatat pertumbuhan serupa.
Kripto yang Berpotensi Mengikuti Jejak XRP
Menurut laporan dari Coingape.com, terdapat dua token lain yang dianggap memiliki potensi besar, yaitu:
Baca Juga:
Masa Depan Kripto di Tangan Donald Trump
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin, ETH, XRP, Cardano dan EOS
1. Dogecoin (DOGE)
Dogecoin, yang awalnya dikenal sebagai kripto berbasis meme, kini menjadi aset serius di pasar. Dalam seminggu terakhir, DOGE mengalami kenaikan sebesar 13%, mencapai harga US$ 0,4084. Bahkan, dalam setahun terakhir, kenaikan Dogecoin mencapai 446%.
Analis teknikal mencatat pola grafik yang menunjukkan potensi kenaikan harga signifikan, dengan pola breakout segitiga sebagai indikator utama. Dengan komunitas pendukung yang besar dan popularitas yang terus meningkat, Dogecoin diproyeksikan akan melanjutkan tren positifnya.
2. Solana (SOL)
Sebagai salah satu blockchain terkemuka untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps), Solana mencatat kenaikan signifikan dengan mencapai harga tertinggi baru di US$ 254 setelah naik 4% dalam 24 jam terakhir. Selama setahun, nilai Solana telah meningkat lebih dari 400%.
Minat investor terhadap Solana terus bertumbuh, terutama di pasar derivatifnya. Volume perdagangan dan minat terbuka (open interest) menunjukkan lonjakan signifikan, mencerminkan kepercayaan pada ekosistem Solana. Skalabilitas dan efisiensinya menjadi daya tarik utama bagi pengembang dan pengguna.
Bitcoin Mengungguli Emas
Dalam sebulan terakhir, Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan harga lebih dari 46%, sementara harga emas turun lebih dari 3%. Fenomena ini mencerminkan perubahan preferensi investor institusional, yang kini melihat Bitcoin sebagai aset potensial.
Laporan dari Theblock.co menunjukkan bahwa harga Bitcoin telah melampaui US$ 97.000, naik dari US$ 68.000 hanya dalam sebulan. Di sisi lain, harga emas turun dari level tertinggi US$ 2.787 per ons.
Faktor yang Mendorong Kenaikan Bitcoin
Kenaikan harga Bitcoin dikaitkan dengan respons pasar terhadap kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS, di mana kebijakan pro-kripto yang diusungnya dianggap sebagai faktor utama yang menarik minat investor.
Infrastruktur yang semakin berkembang telah menjadikan Bitcoin pilihan utama bagi investor institusional, bukan hanya sebagai perlindungan terhadap inflasi, tetapi juga sebagai sarana diversifikasi portofolio yang efektif.
Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset penyimpanan nilai, dengan pola harga yang menunjukkan kemiripan signifikan dengan emas, terutama pada produk ETF keduanya.
Kebijakan The Fed dan Dampaknya
Kebijakan hawkish dari The Fed turut memengaruhi penurunan daya tarik emas. Ketua The Fed, Jerome Powell, mengisyaratkan kehati-hatian terhadap pemotongan suku bunga, yang menjaga imbal hasil obligasi tetap tinggi. Akibatnya, investor mulai beralih ke Bitcoin untuk mencari keuntungan lebih besar.
Menurut data dari CME FedWatch, peluang bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang hampir mencapai 50%. Di sisi lain, permintaan opsi beli Bitcoin untuk Maret dan Juni 2025 meningkat tajam, seiring dengan momentum politik di AS.
Momentum Positif Bitcoin dan Kripto Lainnya
Bitcoin mencatatkan arus masuk ETF selama tiga hari berturut-turut dengan nilai total investasi mencapai US$ 1,84 miliar. Dengan meningkatnya adopsi institusional dan dukungan kebijakan moneter global yang lebih longgar, harga Bitcoin diproyeksikan terus meningkat hingga akhir tahun.
Baca Juga:
Berita Kripto Terbaru: Harga Bitcoin, HBAR, POL, TRX dan STMX
Prediksi Perubahan Signifikan Pasar Kripto di Era Donald Trump
Indeks GMCI 30, yang meliputi 30 mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami kenaikan sebesar 2,13%, mencapai 175,88 poin. Fakta ini menegaskan bahwa optimisme di pasar tidak hanya berfokus pada Bitcoin, tetapi juga merambah ke berbagai kripto yang berpotensi cuan, memperlihatkan prospek positif untuk aset digital lainnya.
