Memilih software Customer Relationship Management (CRM) bukanlah hal yang mudah, terutama saat harus menentukan pilihan antara HubSpot vs Salesforce. Kedua platform ini telah digunakan oleh ratusan ribu bisnis di seluruh dunia untuk membantu mengelola hubungan pelanggan, meningkatkan penjualan, serta mengoptimalkan strategi pemasaran.

Meski terlihat mirip, sebenarnya HubSpot dan Salesforce punya pendekatan yang berbeda. HubSpot dikenal karena tampilannya yang simpel dan mudah dipelajari, sedangkan Salesforce unggul dalam fleksibilitas serta fitur yang sangat lengkap untuk kebutuhan bisnis berskala besar.

Supaya kamu nggak salah pilih, yuk simak perbandingan lengkap HubSpot vs Salesforce berikut ini.

Perbandingan Singkat HubSpot vs Salesforce

AspekHubSpotSalesforce
Kemudahan PenggunaanSangat mudah dipelajariLebih kompleks
CRMLengkapSangat lengkap
Marketing AutomationSangat unggulLengkap tetapi lebih rumit
KustomisasiCukup fleksibelSangat fleksibel
IntegrasiRibuan aplikasi populerLebih dari 5.000 integrasi
AIBreeze AIEinstein AI & Agentforce
Cocok UntukUMKM hingga bisnis berkembangPerusahaan menengah hingga enterprise

Baca Juga:
Semrush vs Ahrefs, Pilih yang Mana? Ini Jawabannya!
Premiere Pro vs DaVinci Resolve? Ini Perbandingan Lengkapnya

Dashboard dan Reporting

Dashboard menjadi salah satu bagian penting dalam CRM karena membantu tim melihat performa bisnis secara real-time.

Salesforce menawarkan dashboard yang sangat kaya akan data. Pengguna dapat memantau performa penjualan, pipeline, prediksi pendapatan, aktivitas tim, hingga berbagai KPI lainnya dengan sangat detail. Tampilan visualnya juga bisa disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.

Sementara itu, HubSpot juga menyediakan dashboard yang informatif, meski pilihan laporan yang tersedia tidak sebanyak Salesforce. Untuk kebutuhan bisnis kecil hingga menengah, fitur reporting HubSpot sudah lebih dari cukup dan tetap nyaman digunakan.

Kalau perusahaanmu sangat bergantung pada analisis data yang mendalam, Salesforce masih menjadi pilihan yang lebih unggul.

Manajemen Kontak

Sebagai software CRM, kemampuan mengelola data pelanggan tentu menjadi fitur utama.

Baik HubSpot maupun Salesforce sama-sama memungkinkan pengguna menyimpan informasi pelanggan secara lengkap, mulai dari nama, email, nomor telepon, alamat, riwayat komunikasi, hingga peluang penjualan.

Keduanya juga menyediakan fitur untuk mengelola lead, membagikan prospek kepada anggota tim, serta menghubungi pelanggan langsung dari dalam aplikasi.

Untuk urusan contact management, performa kedua platform ini bisa dibilang seimbang.

Integrasi dengan Software Lain

Sebagian besar bisnis menggunakan lebih dari satu aplikasi untuk menjalankan operasional sehari-hari. Karena itu, kemampuan CRM untuk terhubung dengan software lain menjadi nilai tambah yang penting.

Salesforce memiliki AppExchange, marketplace yang menyediakan lebih dari 5.000 integrasi, mulai dari software akuntansi, payment gateway, VoIP, penyimpanan cloud, hingga berbagai tools produktivitas lainnya.

HubSpot juga mempunyai App Marketplace dengan ratusan integrasi populer seperti Gmail, Google Workspace, Outlook, Mailchimp, Zapier, Slack, hingga Shopify. Walaupun jumlahnya lebih sedikit dibanding Salesforce, mayoritas kebutuhan bisnis sudah bisa terpenuhi.

Jika bisnis kamu membutuhkan integrasi yang sangat kompleks, Salesforce jelas lebih unggul.

Marketing Automation HubSpot vs Salesforce

Di sektor pemasaran digital, HubSpot memang menjadi salah satu nama paling kuat.

Platform ini menyediakan berbagai tools marketing dalam satu tempat, seperti:

  • Email marketing
  • Landing page builder
  • Blog management
  • Social media management
  • SEO recommendation
  • Lead nurturing
  • Workflow automation
  • Form builder

Semuanya dirancang agar mudah digunakan bahkan oleh pengguna baru.

Salesforce juga menawarkan fitur marketing yang sangat powerful melalui Marketing Cloud. Namun, proses konfigurasi dan penggunaannya cenderung lebih rumit sehingga biasanya memerlukan tim khusus atau pengalaman teknis yang lebih tinggi.

Kalau fokus utama bisnismu adalah digital marketing, HubSpot jelas menawarkan pengalaman yang lebih nyaman.

AI yang Digunakan

Persaingan CRM saat ini juga mulai bergeser ke teknologi Artificial Intelligence.

HubSpot menghadirkan Breeze AI, yang dapat membantu membuat konten, memberikan rekomendasi, merangkum data pelanggan, hingga meningkatkan produktivitas tim secara otomatis.

Di sisi lain, Salesforce menggunakan Einstein AI dan teknologi terbaru Agentforce. Kemampuannya jauh lebih luas karena dapat membuat AI Agent khusus sesuai kebutuhan bisnis, melakukan analisis prediktif, hingga membantu otomatisasi proses penjualan dalam skala besar.

Untuk perusahaan enterprise, Einstein AI menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi. Namun bagi sebagian besar bisnis, Breeze AI lebih mudah digunakan tanpa proses setup yang rumit.

Kemudahan Penggunaan

Salah satu keunggulan terbesar HubSpot adalah pengalaman pengguna yang sangat ramah.

Saat pertama kali menggunakan HubSpot, pengguna akan dipandu melalui proses onboarding yang jelas. Navigasinya sederhana sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk memahami seluruh fiturnya.

Salesforce juga menyediakan onboarding yang cukup baik, tetapi struktur aplikasinya jauh lebih kompleks. Banyak fitur tersebar di berbagai modul sehingga pengguna baru biasanya memerlukan waktu belajar lebih lama.

Kalau timmu belum memiliki pengalaman menggunakan CRM, HubSpot akan terasa jauh lebih mudah.

Kustomisasi HubSpot vs Salesforce

Di sinilah Salesforce benar-benar menunjukkan kekuatannya.

Salesforce memungkinkan perusahaan melakukan hampir semua jenis kustomisasi, mulai dari workflow, automasi, dashboard, hingga pengembangan aplikasi menggunakan kode.

HubSpot juga menyediakan workflow automation, custom field, laporan khusus, hingga integrasi dengan JavaScript dan Python untuk beberapa kebutuhan tertentu. Namun tingkat fleksibilitasnya masih berada di bawah Salesforce.

Untuk perusahaan dengan proses bisnis yang kompleks, Salesforce menawarkan ruang pengembangan yang jauh lebih luas.

Baca Juga:
Meta Ads vs Google Ads: Sebelum Pasang Iklan, Baca Ini!
Canva vs Adobe Express: Perbandingan Lengkapnya!

Harga HubSpot vs Salesforce

PaketHubSpotSalesforce
GratisYaTrial tersedia
StarterMulai $20/user/bulanMulai $25/user/bulan
ProfessionalMulai $100/user/bulanMulai $100/user/bulan
EnterpriseMulai $150/user/bulanMulai $165/user/bulan
Paket TertinggiEnterpriseEinstein 1 Sales ($500/user/bulan)

Dari sisi harga, HubSpot cenderung lebih mudah dijangkau, terutama untuk bisnis yang sedang berkembang.

Meski begitu, perlu diingat bahwa kedua platform juga menyediakan berbagai add-on berbayar. Jika perusahaan membutuhkan fitur premium seperti marketing automation tingkat lanjut, analitik, atau AI yang lebih lengkap, biaya langganan bisa meningkat cukup signifikan.

Siapa yang Sebaiknya Memilih HubSpot?

HubSpot vs Salesforce, Adu Fitur dan Harga!

HubSpot cocok untuk:

  • Startup
  • UMKM
  • Bisnis yang sedang berkembang
  • Tim marketing digital
  • Perusahaan yang mengutamakan kemudahan penggunaan
  • Bisnis yang ingin implementasi CRM secara cepat

Siapa yang Sebaiknya Memilih Salesforce?

HubSpot vs Salesforce, Adu Fitur dan Harga!

Salesforce lebih sesuai untuk:

  • Perusahaan menengah hingga enterprise
  • Organisasi dengan proses bisnis yang kompleks
  • Tim sales dalam skala besar
  • Bisnis yang membutuhkan kustomisasi tinggi
  • Perusahaan yang menggunakan banyak software sekaligus

Baca Juga:
Chrome vs Firefox: Siapa yang Lebih Cepat, Aman, dan Ringan?
Google Drive vs Dropbox: Mana Lebih Cepat, Murah, dan Aman?

Baik HubSpot maupun Salesforce sama-sama merupakan CRM kelas dunia dengan keunggulannya masing-masing.

Jika kamu mencari CRM yang mudah digunakan, memiliki fitur marketing lengkap, serta proses implementasi yang cepat, HubSpot menjadi pilihan yang sangat menarik.

Namun, apabila perusahaanmu membutuhkan sistem yang sangat fleksibel, memiliki kemampuan analitik mendalam, integrasi yang luas, serta kustomisasi tanpa batas, maka Salesforce adalah investasi yang layak dipertimbangkan.

Pada akhirnya, pilihan terbaik bukan ditentukan oleh platform mana yang paling populer, melainkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, ukuran bisnis, anggaran, dan rencana pertumbuhan perusahaanmu.


Ingin bisnis kamu makin berkembang lewat strategi SEO, digital marketing, atau optimasi website? Yuk follow Instagram SEO Ultra Digital Marketing Agency di https://www.instagram.com/seoultra.id/ untuk mendapatkan tips, insight, dan update terbaru seputar dunia digital marketing.

HubSpot vs Salesforce, Adu Fitur dan Harga!