Citi melaporkan bahwa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) untuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menunjukkan arus masuk yang signifikan. ETF Bitcoin spot telah mengumpulkan $39,5 miliar dalam arus masuk bersih, dengan peningkatan yang jelas setelah pemilihan presiden AS pada November 2020. Arus masuk ini berperan besar, menyumbang sekitar 42% terhadap variasi pergerakan harga mingguan Bitcoin sejak Januari. Di sisi lain, MicroStrategy juga terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam akumulasi Bitcoin, memperkuat dampak positif terhadap pasar kripto.

Peran Ekuitas AS dan ETF Ethereum

Pasar ekuitas AS juga turut memengaruhi dinamika pasar mata uang kripto baru-baru ini. Di sisi lain, ETF Ethereum juga mencatatkan arus masuk bersih yang positif, dengan total $2,8 miliar sejak peluncurannya pada Juli. Peningkatan ini bersamaan dengan periode pasca-pemilu yang menunjukkan minat investor terhadap kripto.

Baca Juga:
Pasar Kripto dan $TRUMP Anjlok, Berpotensi Jadi Bom Waktu
Pasar Kripto Hari Ini: Kinerja Buruk ETH di Tengah Lonjakan Kripto

Citi juga menyoroti bahwa metrik on-chain dan off-chain untuk mata uang kripto menunjukkan tren yang konstruktif. Volume perdagangan gabungan spot dan futures untuk Bitcoin tetap tinggi, dan minat pencarian terkait kripto kembali meningkat, sejalan dengan puncaknya saat pemilihan presiden AS.

Kapitalisasi pasar stablecoin telah melonjak tajam, sementara volume transaksi di bursa terdesentralisasi mendekati rekor tertingginya, menandakan aktivitas yang kuat di ruang kripto.

MicroStrategy Tetap Berkomitmen Membeli Bitcoin

Michael Saylor, Co-founder MicroStrategy, mengungkapkan bahwa perusahaan terus melacak dan berencana untuk membeli Bitcoin lagi pada 27 Januari. Langkah ini mengikuti akuisisi besar perusahaan sebesar 11.000 BTC pada 21 Januari, dengan harga rata-rata US$ 101.191 per koin. MicroStrategy saat ini memiliki 461.000 BTC, yang bernilai sekitar US$ 48,4 miliar, bahkan melebihi kepemilikan Bitcoin oleh pemerintah Amerika Serikat.

Harga Bitcoin turun dari puncaknya di US$ 108.786 pada 20 Januari. MicroStrategy tetap berkomitmen mengakumulasi Bitcoin. Penurunan harga terjadi setelah Presiden Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada 23 Januari. Perintah itu membentuk Kelompok Kerja Presiden untuk Pasar Aset Digital. Kelompok ini dipimpin oleh David Sacks, pakar kripto dan AI. Tugasnya adalah meneliti dan mengembangkan konsep “penyimpanan aset digital nasional.” Bitcoin tidak disebutkan dalam perintah tersebut.

Pengumuman tersebut menyebabkan penurunan harga Bitcoin dari puncaknya di US$ 106.848 ke US$ 101.233, menandakan ketidakpastian pasar mengenai kemungkinan diversifikasi cadangan strategis AS ke dalam aset digital lainnya. Beberapa pihak mendukung kebijakan ini, namun banyak pendukung Bitcoin mengkritik potensi dimasukkannya aset digital lain dalam cadangan strategis AS.

Max Keiser, seorang tokoh terkenal di dunia kripto, menilai bahwa Presiden Trump tidak terkait dengan Bitcoin, tetapi dapat merusak ekonomi AS jika mendukung mata uang digital lainnya. Sementara itu, Pierre Rochard, VP Riset di Riot Platform, berpendapat bahwa tantangan terbesar dalam membentuk cadangan Bitcoin strategis bukan berasal dari pemerintah, melainkan persaingan dengan kripto lain seperti XRP dari Ripple.

Upaya Lobi Ripple untuk Diversifikasi Cadangan

Rochard mengungkapkan bahwa Ripple tengah aktif melobi pemerintah AS untuk mengadopsi cadangan yang mencakup berbagai altcoin, bukan hanya Bitcoin. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengonfirmasi adanya upaya lobi ini dan memastikan bahwa Bitcoin juga akan menjadi bagian dari cadangan tersebut.

Ketidakpastian kebijakan terkait kemungkinan memasukkan aset lain dalam cadangan nasional menyebabkan kehati-hatian di kalangan trader. Banyak yang khawatir bahwa penggabungan aset lain dalam cadangan strategis dapat menurunkan nilai jangka panjang Bitcoin.

Baca Juga:
Prediksi Harga Bitcoin Februari 2025
Blockchain yang Digadang-gadang Jadi Game Changer di 2025

Meski demikian, MicroStrategy tetap berpegang pada strategi investasi Bitcoin mereka. Para investor kini tengah menunggu keputusan selanjutnya dari perusahaan.

Tagged in: