Perkembangan Artificial Intelligence (AI) tidak hanya mengubah cara orang bekerja, tetapi juga memengaruhi cara melamar pekerjaan, termasuk munculnya berbagai tips membuat resume yang lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan saat ini.

Kalau dulu resume hanya berisi daftar pengalaman kerja, sekarang recruiter melihatnya lebih dalam. Resume dianggap sebagai gambaran cara berpikir, dampak kerja, hingga relevansi skill seseorang terhadap posisi yang dilamar.

Karena itu, cara membuat resume juga ikut berevolusi. Kalau kamu masih pakai format lama, bisa jadi resume kamu sudah kalah duluan sebelum dibaca HR.

Supaya peluang dipanggil interview makin besar, berikut beberapa tips membuat resume yang relevan di era AI.

Fokus pada Skill, Bukan Sekadar Jabatan

Dulu banyak orang menonjolkan jabatan pekerjaan di resume. Tapi sekarang, yang lebih dilihat oleh recruiter adalah skill yang kamu punya.

Apalagi saat ini sekitar 76% perusahaan menggunakan sistem ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring resume secara otomatis. Sistem ini biasanya mencari kata kunci skill tertentu sebelum resume sampai ke tangan recruiter.

Karena itu, sebaiknya kamu menampilkan 6–8 keterampilan utama di bagian awal resume.

Pisahkan juga antara:

  • Hard skill (misalnya data analysis, SEO, coding)
  • Soft skill (misalnya komunikasi, leadership, problem solving)

Hindari menulis skill secara terlalu umum seperti “komunikator yang baik”. Sebaliknya, tunjukkan contoh nyata bagaimana skill tersebut digunakan dalam pekerjaan.

Baca Juga:
Cara Bikin CV ATS Friendly yang Bikin HR Langsung Kepincut
Skill Wajib Fresh Graduate yang Bikin HR Kepincut

Tunjukkan Dampak Kerjamu dengan Angka

Recruiter tidak hanya ingin tahu apa yang kamu kerjakan, tapi juga hasil dari pekerjaan tersebut.

Cara paling efektif adalah dengan menambahkan data atau angka di dalam resume.

Contohnya:

Kurang kuat:
Mengelola akun media sosial perusahaan

Lebih kuat:
Meningkatkan engagement media sosial sebesar 40% dalam 6 bulan

Angka seperti persentase, target yang tercapai, atau waktu yang berhasil dihemat bisa membuat resume kamu terlihat lebih profesional dan berdampak.

Hapus Pengalaman yang Sudah Tidak Relevan

Banyak orang masih mencantumkan semua pengalaman kerja di resume, bahkan yang sudah sangat lama atau tidak relevan.

Padahal recruiter biasanya hanya fokus pada pengalaman 7–10 tahun terakhir.

Jika kamu punya pengalaman lebih dari itu, cukup ringkas dalam 1–2 baris saja di bagian bawah resume, selama masih relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

Tujuannya supaya resume tetap ringkas, fokus, dan mudah dibaca.

Sesuaikan Resume dengan Posisi yang Dilamar

Mengirim resume yang sama ke semua perusahaan sering kali membuat peluang dipanggil interview jadi kecil.

Kenapa? Karena recruiter ingin melihat apakah pengalaman dan skill kamu benar-benar relevan dengan posisi yang mereka cari.

Cara paling efektif adalah menyesuaikan resume dengan job description yang ada di lowongan.

Misalnya jika pekerjaan menekankan:

  • kepemimpinan proyek
  • manajemen tim
  • strategi pemasaran

Pastikan pengalaman tersebut muncul di ringkasan profesional dan bagian pengalaman kerja.

Resume yang spesifik biasanya punya peluang lebih besar untuk lolos sistem ATS dan menarik perhatian recruiter.

Jangan Terlalu Bergantung pada AI

Saat ini banyak pelamar kerja menggunakan AI untuk membantu membuat resume. Bahkan sebagian orang membuatnya sepenuhnya dengan AI.

Masalahnya, jika terlalu bergantung pada AI, resume bisa menjadi:

  • terlalu generik
  • penuh kata kunci yang tidak natural
  • bahkan berisi informasi yang tidak akurat

AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai pembuat utama resume.

Cara terbaik adalah:

  1. Tulis resume dengan pengalaman asli kamu terlebih dahulu
  2. Gunakan AI hanya untuk membantu memperbaiki bahasa atau struktur kalimat

Dengan begitu resume tetap terasa autentik dan profesional.

Baca Juga:
Tips Interview Kerja yang Bikin HRD Terkesan
Contoh CV Lamaran Kerja yang Dilirik HRD, Coba Sekarang!

Di era AI seperti sekarang, resume tidak lagi sekadar daftar pengalaman kerja. Resume harus mampu menunjukkan skill, dampak kerja, dan relevansi dengan posisi yang dilamar.

Agar peluang dipanggil interview semakin besar, pastikan resume kamu:

  • menonjolkan skill utama
  • menampilkan hasil kerja dengan angka
  • fokus pada pengalaman yang relevan
  • disesuaikan dengan posisi yang dituju
  • dan tidak sepenuhnya dibuat oleh AI

Dengan strategi yang tepat, resume kamu bisa lebih stand out di antara ratusan pelamar lainnya.

Kalau kamu ingin belajar lebih banyak tentang digital marketing, SEO, dan strategi bisnis online, jangan lupa follow Instagram SEO Ultra Digital Marketing Agency di sini:

👉 https://www.instagram.com/seoultra.id/

Di sana kamu bisa menemukan berbagai insight menarik seputar SEO, bisnis digital, dan perkembangan teknologi marketing terbaru. 🚀

Tagged in:
, , , ,