Menurut studi terbaru dari KIT Global, total penjualan eCommerce di Indonesia diproyeksikan mencapai 82 miliar dolar AS pada tahun 2025, dengan pertumbuhan sebesar 23 persen dibandingkan sebelumnya. Angka ini menunjukkan adanya peluang besar bagi bisnis melalui platform eCommerce, namun juga menandakan meningkatnya tingkat persaingan. Seiring dengan masuknya eCommerce ke era kompetitif, para pelaku usaha perlu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Salah satu langkah penting adalah menerapkan strategi pasang iklan di marketplace. Berjualan di platform eCommerce tidak cukup hanya dengan membuka toko dan mengunggah produk; dibutuhkan strategi pemasaran yang matang dan terencana untuk bisa bersaing secara optimal.
Tips Memaksimalkan Iklan di Marketplace
Untuk membantu para penjual, baik yang baru memulai maupun yang sudah berpengalaman, berikut lima tips efektif untuk memaksimalkan iklan online dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan:
Baca Juga:
5 Strategi Marketing untuk Marketplace, Mudah Dilakukan!
Baca Ini Jika Kamu Ingin Menjadi Pengusaha Sukses
1. Pastikan Produk Siap Jual Sebelum Beriklan
Langkah pertama sebelum memulai iklan adalah memastikan produk sudah siap menarik perhatian pelanggan. Halaman produk harus dioptimalkan dengan judul yang informatif, foto dan video berkualitas tinggi, deskripsi menarik, serta harga yang kompetitif. Jangan terburu-buru memasang iklan jika halaman produk belum optimal. Pastikan produk terlihat menarik agar calon pembeli tidak hanya membuka tetapi juga membeli, dan bahkan kembali untuk membeli lagi.
2. Pantau dan Optimalkan Iklan Secara Berkala
Setelah memasang iklan, penting untuk memantau dan mengevaluasi kinerja iklan secara rutin. Lakukan optimasi setiap satu hingga dua minggu sekali untuk mengetahui strategi yang efektif dan memperbaiki kesalahan. Misalnya, kesalahan pada deskripsi produk atau pengaturan berat barang yang memengaruhi biaya pengiriman dapat diperbaiki melalui evaluasi rutin. Memanfaatkan dashboard data yang tersedia di platform eCommerce dapat membantu mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
3. Bangun Basis Pelanggan Setia
Iklan bukan hanya tentang menarik pelanggan baru, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan untuk membangun pelanggan setia. Data pelanggan adalah kunci utama. Dengan memahami data, penjual dapat merancang strategi iklan yang tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga mempertahankan pelanggan. Selain itu, penjual juga dapat memanfaatkan strategi organik, seperti media sosial, untuk memperluas jangkauan pasar tanpa bergantung sepenuhnya pada iklan berbayar.
4. Pahami Perilaku Pelanggan untuk Strategi yang Tepat
Memahami perilaku pelanggan sangat penting untuk mengoptimalkan waktu dan anggaran iklan. Analisis data dapat membantu menentukan waktu terbaik untuk beriklan serta preferensi pelanggan terhadap promo tertentu. Momentum kampanye besar dan seasonal event, seperti Ramadan, adalah peluang yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan dengan strategi iklan yang tepat.
5. Manfaatkan Fitur dan Pelatihan yang Tersedia
Platform eCommerce seperti Lazada menyediakan berbagai fitur dan pelatihan untuk mendukung penjual, seperti Lazada University. Penjual dapat belajar membuat iklan yang menarik dan mengelola anggaran iklan dengan lebih baik. Selain iklan, keberhasilan bisnis online juga dipengaruhi oleh strategi pemasaran yang menyeluruh dan kemampuan membangun basis pelanggan yang loyal.
Baca Juga:
Promo Tanggal Kembar Jadi Strategi Marketing Ampuh, Kenapa?
Manfaatkan Live Streaming untuk Promosi Toko Online Kamu
Dengan mempraktikkan Strategi Pasang Iklan di Marketplace yang tepat, penjual dapat lebih mudah bersaing di tengah kompetisi eCommerce yang semakin ketat sekaligus menciptakan pertumbuhan bisnis yang stabil.
